Jumat, 27 Juli 2012

rambut oh rambut....

          Rambut adalah mahkota wanita...siapa yang setuju angkat jari,heehehe...walaupun kelihatannya sepele...tap persoalan rambut jangan disepelekan,rambut adalah identitas kita,si keriting,si rambut panjang,si rambut pendek,si rambut pirang,nah lo....bener kan...?ngomongin rambut,aku punya derita unik tentangnya...

          kelahiran anak keduaku,gita, setahun setengah yang lalu adalah hal yang ku tunggu tunggu...bagaimana tidak,berjenis kelamin perempuan yang melengkapi keluarga kecil kami,setelah anak pertamaku laki laki,hmmm...jadi lengkap deh sepasang...ketika pertama lahir,rambut dikepalanya memang lebih sedikit dibandingkan dengan rambut kakaknya dulu,yang tebal,hitam dan lebat,aku sudah agak pesimis melihat masa depan rambutnya...jangan jangan..nih anak,lama lagi numbuh rambutnya.tapi aku tetap berpositive thinking...anakku pasti akan punya banyak rambut kayak kakaknya...setelah cukur rambut 40harian(selapan,orang sunda bilang),beberapa bulan kemudian...rambutnya tak kunjung panjang,tumbuh sih tumbuh...tapi ga jelas,ga beraturan,hanya bagian belakangnya saja...itupun keriting dan mengembang...hufffttt....ketakutanku terjadi juga,aaaarrghhhh.......
            bukannya tanpa usaha lo,aku ini untuk menumbuhkan rambut anakku...dari lidah buaya,wortel daun seleri,segala minyk kelapa dan cemceman ramuan leluhur telah di balurkan di atas kepala gundulnya...hasilnya sungguh sungguh mengecewakan...masih awet aja kepala gundulnya..berbagai panggilan pun mampir karena kepala gundulnya....dari si gundul,si botak,si lingkar kosmik pusat semesta alam(ini karena rambut disekitar ubun ubunnya membentuk sebuah lingkaran,karena keritingnya..:D),dan aku cuma bisa gigit jari,ketika ibu ibu yang punya anak seumuran anakku rajin dan antusias memborong jepet rambut.....kalau beli,apanya yang mau di jepetin..untuk menutupi kegundulannya...aku menyamarkannya dengan kerudung,dn berbagai macam topi,tapi ya...namanya anak anak....kalo dah ngerasa gerah,langsung tuh dicopot en dilempar tuh kerudung sembarangan...paling sebel kalo lagi ps jalan jalan,trus nyangkain anakku sebagai anak laki laki...heehhh...emang ga liat,pake anting begitu?wajahnya juga cantik kayak mamahnya...(hehehe...numpang promo :)) "habisnya adek gundul sih...jadi dikirain cowok deh..."
           sekarang,aku lagi nelatenin pake minyak cem ceman,udah habis 3 botolan lah....agak mending sih hasilnya...jadi agak hitam wrnanya..dari kemarin...progressku,sampe ni anak rambutnya jadi banyak,ga akan berhenti ku berusaha....terus berjuang...hehehe.........

            Lain halnya dengan keponakanku....azalea,umurnya baru 4 tahun, ternyata Allah memberikannya kelebihan yang didambakan setiap wanita....rambut hitam,berkilau,halus,lembut,lebat dan lurus walau habis dikepang sekalipun,akan kembali lurus seperti sedia kala....hmm..siapa yang tidak iri coba...perawatannya pun simpel saja,cukup keramas setiap hari.karena rambut indah alaminya,keponakanku itu selalu menonjol diantara teman temannya...ibunya juga selalu antusias setiap kali ada emang emang jualan jepet rambut lewat,hobinya koleksi aksesoris rambut,dari berbagai macam iket rambut dan aneka bondu di borong sama ibunya.....wah..iri kalo ngeliatnya,dan anak perempuanku pun sepertinya merasakan hal yang sama,setiap kali mbanya ngaca ngaca pake jepet baru,dia langsung menjambak rambutnya,aduuh...segitunya de....

              Cerita tentang rambut pun aku alami sendiri,setiap kali ngaca,aku hampir merasa putus asa dengan rambutku yang super mengembang dan sulit diatur,teksturnya yang curly menjadikan rambutku tidak bisa untuk di poni,huffft..masalahnya,dengan model jidat yang seluas gelora bung karno ini,rasanya perlu lah...diriku membuat poni untuk menutupi kekurangan.tapi setiap kali membuat poni,hasil yang mengecewakanlah yang kudapat...poniku ngeruwel ngeruwel(orang jawa bilang)ga keruan.....sampai suamiku ilfil dan mengatakan,jangan pernah berencana,apalagi bereksperimen dengan poni,hadeuh...sedih ga?dia juga memberikan ultimatum kepadaku,untuk tidak memotong pendek rambutku,pernah suatu ketika aku memotong pendek rambutku,alasannya karena gerah...dan ribet rasanya punya anak kecil,harus berambut panjang pula,kurang telaten rasanya,dia malah ngambek...beberapa hari ga colek colek...halah...apa ini,katanya,perempuan itu bagusnya berambut panjang,jadi terlihat anggun dan cantik.iya kalo rambutnya lurus dan gampang diatur sih oke oke aja...lah ini...di poni aja ga nurut,dah lari kesana kemari,sebenernya,ada solusi yang cepat dan tepat sih dengan segala problem rambutku,caranya dengan me rebonding dan men smoothing rambutku,tapi terus terang aku belum berani mencoba,bukan masalah takutt hasilnya jelek...masalahnya berat diongkos,hahaha...dari pada mengeluarkan biaya sebanyak itu untuk mempercantik rambut,mendingan uangnya aku beliin baju baru buat anakku,ya ga?
                Yah,biarlah rambut curlyku ini tetap betahan...katanya malah yang lurus lurus aja ga seru...ya kan?(edisi membela diri,hehehe...),sekarang sih aku rajin olesin virgin oil(miyak kelapa asli) sebelum tidur,biar rambutnya lebih mudah diatur,dan memilih shampoo yang tepat sesuai jenis rambutku.hasilnya udah terlihat mendingan tuh :) ga kalah sama nicole kidman,wakakakaka.......ngarep.com

                  Cerita rambut yang selanjutnya,datang dari seorang teman lama...teman waktu SD.sudah lama tak berjumpa,ketika aku pulang kampung,kok kelihatan beda...banget,usut punya usut,ternyata,rambut ikalnya yang dulu sekarang berbah menjadi straight,lurus.pantesan...bedabanget,dari gosip gosip yang terdengar,ternyata,temanku ini telah di talak oleh suaminya.....hmmm,kasihan juga,dan ironisnya lagi,ternyata,alasan suaminya mentalak temanku ini adalah gara gara rambut.ternyata,hobi temanku ini me rebonding dan men smoothing rambutnya setiap bulan dan menghabiskan budget 400ribu sebulan telah membuat mantan suaminya pusing tujuh keliling,karena gaya hidupnya itulah...akhirnya ia di ceraikan oleh suaminya...tragis ya teman teman...

                 Ternyata,urusan rambut pun yang untuk sebagian orang sepele,bisa menjadi masalah yang besar ketika kita tidak bijak dalam menyikapinya...tidak lupa bersyukur,masih di karuniai rambut,coba gundul terus kayak pak ogah hayo...?cepek dulu deh jadinya.....bagaiman dengan anda sendiri?punya cerita unik seputar rambut?



Kamis, 26 Juli 2012

karena selingkuh itu indah.....

        jika tidak ketahuan......bener ga?kalau ketahuan,hmmm..buntut buntutnya bakal panjang dan rumit.sudah banyak kasus kasus perselingkuhan yang aku dengar dan berakhir tragis dan mengerikan...

       kadang,kita sudah tidak berniat selingkuh...tapi ketika ada kesempatan yang tak terduga duga,kemudian kita terjebak dan tidak bisa lepas begitu saja.maka...saranku,ketika anda bermasalah dengan pasangan anda...entah itu anda sedang bosan dengan rutinitas yang itu itu saja,entah anda lagi jenuh dengan pasangan anda,entah anda lagi marahan dengan pasangan anda...jangan!jangan sekali kalipun untuk mencari pihak ketiga(yang lawan jenis tentunya)untuk anda jadikan teman curhat....atau,jangan sekali kali anda meng iyakan untuk bertemu dengan mantan pacar anda yang tiba tiba saja menelepon anda,dan bercerita daia ingin curhat tentang masalah suaminya yang ternyata kasar dan bertempramen buruk,tidak sama seperti ketika berpacaran dulu....fuihh...ini adalah jebakan !anda tidak akan menemukan pemecahan masalah apapun ketika anda menceritakan masalah anda...demikian pula dengan mantan pacar anda...dia tidak akan mem
karena,pasti mula mulanya anda akan merasa nyaman,kedua,anda akan menjadikan kambing hitam pasangan anda yang bersalah karena tidak bisa bersikap sesuai apa yang anda kehendaki,dan akhirnya anda pun terhanyut suasana...dan mencari pembenaran atas perselingkuhan yang anda lakukan,dengan mengatakan bahwa ini adalah takdir Allah yang sama sekali anda tidak menghendakinya,dan anda berpendapat bahwa itu semua terjadi diluar kehendak anda sebagai manusia dan lama lama anda berpikir,mungkin ini jodoh anda yang sebenarnya Allah kirimkan kepada anda....hmmm....bagaimana kalu sudah begini?
        
        
      aku cuma mau mengingatkan pada siapapun...baik ibu ibu,bapak bapak....siapa saja,termasuk diriku sendiri :) dan suamiku....,mohon berusahalah untuk setia terhadap pasangannya masing masing,

      selingkuh itu rasanya seperti cinta pada pandangan pertama.begitu menggebu gebu dan menggairahkan...tapi tahukah anda...ketika anda menjalaninya,anda akan mengalami titik perjalanan yang sama,sama rasanya ketika uang belanja habis,sama ketika anda mulai bosan dengan psangan anda,sama ketika selingkuhan anda yang anda kira lebih baik dari pasangan anda sebelumnya ternyata tidak lebih baik,bahkan ...setelah anda pikirkan matang matang,malah pasangan anda yang dahulu lebih baik,lebih sabar,lebih mau menerima keadaan anda sekarang,walaupun pasti adalah yang namanya manusia sisi kekurangannya....tapi,anda baru menyadarinya,bahwa kekurangan nya itu adalah sesuatu yang sangat manusiawi dan sangat bisa ditolerir,jika saja anda tidak berselingkuh....andai saja...dan semuanya sudah terlambat,anda sudah menyakiti pasangan anda dan memutuskan untuk meninggalkannya.

       kalau sudah begini,siapa yang akan anda persalahkan?tentunya tindakan bodoh anda yang sudah bermain main dengan perasaan...STOP behenti untuk mencari cari kesalahan ketika anda betengkar,berhenti untuk berpikir,bahwa anda adalah orang yang paling menderita dari eadaan ini,kuncinya...syukuri setiap hubungan yang anda jalani.bersyukur bahwa Allah mengirimkan kepada anda pasangan yang mau menerima anda apa adanya...dengan segala kekurangan dan kelebihannya...

      semoga kita semua di jauhkan dari semua itu...amin...

        
       
        

Jumat, 13 Juli 2012

Every body's changing

        Hari ini rasanya aku sedih.........banget.
       Sedih bukan melihat diri sendiri...sedih melihat sahabat lamaku,yang menurut orang sudah sangat jauh....berbeda.Tidak seperti yang kukenal dulu,ya...aku sudah membuktikannya tadi pagi sewaktu dia meneleponku.Tragis dan memprihatinkan...entah apa dan siapa yang harus di persalahkan dengan semua keadaan ini.
        "sebaik baiknya kesalahan dalah ketika kita mau mengakuinya,tidak lari dari kenyataan,mau menanggung resiko dari kesalahan yang kita perbuat,berusaha untuk tidak mengulanginya,dan belajar dari kesalahan itu...kita jadikan cambuk untuk menjadi manusia yang lebih baik dari kemarin....."status face book ku yang kutulis hari ini,mewakili kesedihan hatiku.
         Aku termasuk orang yang punya loyalitas tinggi ketika bersahabat dengan sesseorang.kedengarannya bagus...tapi ternyata tidak ketika aku menemukan teman yang tidak tepat.Aku selalu berpikir positive thingking pada semua orang,aku tak pernah memilah milah orang yang akan aku jadikan sahabat...aku tidak suka orang yang pilih pilih dalam berteman,itu dulu....waktu aku masih remaja...belum bisa membedakan sesuatu dari berbagai sudut pandang,masih dangkal dalam berpikir.Karena sekarang yang bisa aku simpulkan adalah...kita harus sangat selektif dalam memilih sahabat,karena sahabat punya andil dalam membentuk kepribadian kita.....apakah menjadi orang yang lebih baik,atau justru menjadikan kita semakin terjerumus kedalam hal hal negative.
            Sampai saat ini aku masih shock,tidak habis pikir dan tidak percaya mengapa sahabatku berubah menjadi orang yang seperti itu.Every body's changing.semua orang bisa berubah...Aku pun mengakui,kalau aku bukanlah makhluk yang sempurna...punya banyaaaak sekali dosa,tapi setidaknya aku punya keinginan untuk berubahh,belajar,mendengarkan....untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari kemarin.
            Ketika kita punya aib,tutupilah...niscaya Allah juga akan menutupi aibmu.aku yakin,ketika kita berusaha menjadi orang yang baik,Allah tidak akan menyia nyiakan usaha kita....
            Harapanku,semoga Allah membukakan pintu hatimu,dan aku yakin,di dalam sudut hati kecilmu,masih ada sosok sahabat yang kukenal dulu,yang selalu aku banggakan,ingatlah ketika kita menangis bersama,ketika kita tertawa bersama,kita terluka bersama...
             Apa yang kau harapkan dari gemerlap dunia yang fana ini...ku berdoa semoga kau bisa mengecap manisnya berbakti kepada suami,membuatkannya secangkir kopi di pagi hari,bangun ditengah malam untuk menyusui anakmu...melayani dan mencintai mereka sepenuh hati.rasanya indah,,nikmat tak tergantikan oleh apapun.
              Every body's changing,semua orang berubah.ketika kau memutuskan untuk menjadi dirimu saat ini,mka,akupun yakin suatu saat kaupun akan berubah,entah karena alasan apa,karena suatu saat kita pasti akan renta,siapa lagi yang akan kita harapkan untuk bersandar selain Dia yang esa.
aamiin.........


#dedicated to my old friend......
rachel 5 agustus 1983

Selasa, 10 Juli 2012

Edisi Back To School

            Seminggu lagi,tahun ajaran baru dimulai,Euforia nya sih dah mulai terasa saat kita lagi jalan jalan ke pusat pusat perbelanjaan.pasti deh pengunjungnya ramai sama emak emak yang mengajak serta anak anaknya untuk membeli berbagai macam perlengkapan sekolah.fenomena unik dan langka ya...yang terjadi setiap satu tahun sekali,di awal bulan juli.kalo liat di tipi tipi sih,yang ramai bukan mall mall saja,tapi juga pegadaian.tidak kalah ramai diserbu para orang tua yang lagi bokek atau juga tanggung bulan,ga punya dana buat membeli peralatan sekolah anaknya,sudah tradisi indonesia banget,ajaran baru ya...sepatu baru,tas baru,buku baru,tempat pensil baru...seragam baru,semuanya serba baru.aku sih setuju setuju saja,berarti itu adalah salah satu apresiasi orang tua untuk membuat anak anaknya lebiah giat lagi bersekolah....i like it :)

            Tahun ajaran ini,anak pertamaku Rhafa  naik tingkat ke kelas B di taman kanak kanak.ini tahun ketiga dia bersekolah,ya...dia mengikuti anjuran wajib belajar pemerintah,hehehe...dari play group,tk A dan tahun ini tk B.Dan ini juga sudah tiga kalinya anakku berganti sekolah,yang pertama di play group,dia sekolah di PAUD yang diselelenggarakan di rw di dekat rumah,nampaknya sekarang pemerintah serius menggalakan pendidikan usia dini,buktinya,dikampung kampung pun sekarang sudah banyak PAUD bermunculan di setiap desa.Kembali ke sekolah rhafa ,tahun kedua sekolah, dia sengaja aku pindahkan ke sekolah tk islam terpadu.alasannya,di sekolah pertama rhafa,unsur bermainnya sangat kurang,sangat monoton metode belajarnya,dan terlalu banyak murid,jadi guru menjadi kurang fokus dalam mengajar.Alhamdulillah,disekolah yang baru,aku sangat menyukai metode belajarnya,yang tidak monoton,dan lebih mementingkan pembinaan mental dan akhlak anak.Guru gurunya juga lebih berpengalaman menghadapi anak anak,jadinya lebih sabar.Walaupun semua itu harus di tebus dengan harga yang pantas,muahall.....tapi ga papa sih...demi anak,lagian harga ga bohongkan?Di tahun ketiga ini,rhafa terpaksa harus pindah lagi ke sekolah yang baru,karena suatu dan lain hal,saya dan anak anak harus mengungsai kekampung halamanku.Semoga rhafa betah dan bisa menyesuaikan diri dengan teman teman barunya nanti..........

            Disadari atau tidak,fenomena ajaran baru,membuat sebagian orang tua jadi stres,selain stres memikirkan biaya masuk yang sekarang sudah gila gilaan,angka angka yang dipasang sekolah sekarang sudah tidak masuk akal,dan kadang tidak sesuai mutu sekolah,apalagi aku tinggal di bekasi,yang disebut sebut memegang rekor sebagai kota yang sekolah nya memasang tarif tinggi untuk penerimaan murid barunya,denger denger sih,bahkan lebih mahal dari DKI Jakarta,denger cerita dari tetangga,biaya masuk anaknya yang masuk SMA,tidak kurang dari 10juta rupiah,belum lagi SPPnya perbulan 300ribu,weleh weleh...geleng geleng kepala deh,itu udah sekolah negeri,gimana swastanya.....aku ngebayangin,wah gimana kalo rhafa udah gede nanti ya...berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk sekolah....tapi sudahlah.bikin stres saja kalo sekarang mikirnya,gimana nggak...SD aja belum lulus,hahaha...

          Stres yang kedua,memikirkan kemampuan anak.kalau melihat materi pelajaran anak jaman sekarang,ga usah jauh jauh,tk aja sekarang udah kayak SD kelas 2 jaman dulu.jaman aku kecil dulu di daerahku masih langka anak anak yang masuk tk.Toh pun kalau masuk tk,paling banter diajarin nyanyi nyanyi...main main..coba  tk jaman sekarang,.anakku  aja kemrin di tk A sudah diajarin membaca,berhitung bahkan sampai puluhan,bahasa inggris,iqra,kadang kasihan juga,tapi mau bagaimana lagi....kalu dia tidak begitu,bisa bisa dia tertinggal dengan teman temannya....bahkan,disekolah membuka les calistung seusai pulang sekolah,selama satu jam,aku sengaja tidak mengikut sertakan anakku.ya,belajar disekolah saja dia masih suka protes,bunda,,,kok lama ya pulang sekolahnya....,bunda aku ga mau ngaji...pusing udah panjang panjang...pake a i u,aku bingung...yah,kasihan juga ngeliatnya.kadang suka ngerasa bersalah juga kalau maksa maksa dia belajar.Apalagi baca baca di forum milis ibu ibu,psikolog anak bahkan mengatakan bahwa di tk tidak boleh mengajarkan calistung(membaca,menulis,berhitung).TK adalah tempat anak bermain dan bersosialisasi,calistung boleh diajarkan hanya sebagai pengenalan saja,itupun harus sambil bermain.Sekarang,masuk SD pun anak harus melalui serangkain tes calistung dan membaca iqra(untuk sekolah SD IT).Aku harus bagaimana coba?serba salah jadinya.kalau tidak di paksa belajar mereka ketinggalan...kalau belajar dengan materi seberat itu koq kayaknya kasihan...banget,kurikulum sekarang tidak sesuai untuk anak,dan mengekspektasikan anak terlalu tinggi.semoga kedepan,para pembuat  kurikulum itu melihat dari sisi psikologis anak.
         
             Stres yang ketiga,memikirkan kesiapan mental anak.hahah...lucu juga sih,anak yang sekolah orang tua yang stres.termasuk aku.apalagi anakku rhafa,termasuk anak yang lama 'ON'nya.Lama beradaptasi dengan teman temanya,Pasti deh,dua bulan pertama,dia tidak menjadi diri sendiri,pendiam dan ga mau di tinggal :(,sampe stres aku mikirinnya...semoga di sekolah baru besok,dia menyukai teman teman barunya....

             After all,sebagai orang tua,kita pasti selalu ingin yang terbaik untuk anak kita.apa yang kita lakukan juga pasti demi mereka.semoga kita bisa menjadi orang tua yang terbaik untuk mereka,dan menjadi teladan sampai mereka besar nanti,dan tanpa dikatakan pun,mereka akan tahu bahwa kita menyayangi mereka tulus tanpa mengharapkan imbalan apapun.Aamiin....
So let's go back to shool tomorrow with smile :)

for my little sunshine:
Muhammad Rhafa Firdaus 
grow up my son,and take the world in your hands..:) 



            
           

Jumat, 22 Juni 2012

anak,mengasah insting dan membuat kita lebih pintar

         Tak percaya?mari kita buktikan sama sama......saya berani bertaruh,kalau ibu ibu yang punya anak pasti lebih pintar dari pada yang tidak.punya anak disini bisa anak kandung,anak angkat,anak asuh...apa aja judulnya.yang penting pernah mengurus anak,kenapa saya bilang begitu?
          Ketika saya hamil pertama kali,setiap orang yang pernah hamil,saya tanya satu persatu,karena kebetulan dalam dua kali hamil,saya tidak begitu menikmati,karena terlalu menyiksa,sakit sakitan dan perut saya selektif memilih makanan yang masuk,pokoknya gak enak..banget deh.browsing browsing hampir setiap hari,bertanya tanya,normalkah keluhan saya.belum lagi langganan tabloid tumbuh kembang anak setiap minggunya...tidak lupa kontrol dokter kandungan sebulan sekali.ya,kehamilan pun membuat saya lebih pintar,saya jadi banyak tahu hal hal yang tadinya saya tidak ingin tahu.walaupun kadang mitos dan medis selalu bertentangan,saya selalu mengambil yang terbaiknya saja,sekiranya masih masuk diakal,saya mau menghindari pantangan pantangan,kalau sekiranya tidak ilmiah,mengada ada...saya anggap sambil lalu saja,dan selalu positive thinking...hehehe...walau sepertinya susah ya bu...untuk selalu berpositive thinking ketika hamil...pasti ada..saja kekhawatiran dalam diri kita...hem...bertambah lagi deh ilmu kita,ilmu mengelola emosi....
        Tiba waktunya melahirkan,wah...rasanya campur aduk.antara takut,cemas,bahagia...takut kalau terjadi apa apa dengan bayi kita,atau terjadi sesuatu pada diri kita,naudzubillah...,cemas....saya orangnya traumatik,ketika mengalami rasa sakit sedikit saja,otak saya bekerja lebih cepat...akhirnya dalam dua kali persalinan,saya mengalami dua kali hipertensi,saking stressnya.bahagia pastinya,yang ditunggu tunggu waktunya tiba juga.Dan ketika si jabang bayi lahir,kita akan lebih menghargai hidup,dan saya pribadi,saya lebihh menghargai ibu saya...dan percaya bahwa proses melahirkan adalah proses antara hidup dan mati.
           Ini tidak berakhir disini saja....punya anak pertama kali,apalagi ketika kita kita mengurus sendiri tanpa dibantu orangtua atau pembantu,rasanya membuat kita kembali ketitik nol.tiadak tahu sama sekali,membuat kita harus mau belajar...belajar berkorban,apalagi di satu bulan pertama kehidupan mereka...rasanya kok beraat banget hidup ini.belajar mengatur waktu,kapan kita mengerjakan pekerjaan umah,kapan kita melayani suami,kapan kita  mengurus anak,belajar berkompromi dalam segala  hal.belajar mengatur keuangan,bagaimanapun,punya anak,pasti membuat pengeluaran kita bertambah, yang jelas,naluri keibuan kita akan keluar.
            Ilmu apa lagi yang kita dapat?banyak lagi.ketika anak mencapai umur pra sekolah,dia akan banyak bertanya,sampai kadang kadang kita kewalahan...dan menurut para ahli,kketika anak kita bertanya,jangan pernah menjawab tidak tahu,toh kalaupun kita benar benar tidak tahu,kita bisa bilang,mari kita cari tahu sama sama nak,jawabannya nanti.  kita juga belajar mngantisipasi ketika anak ngadat karena pengen sesuatu,dan belajar segala macam jurus,cara bermain bersama anak anak,
               Anak mengasah insting kita juga,kita pasti tahu,ketika sesuatu terjadi dengan anak kita,ketika dia sakit,ketika dia sedih....ketika dia bohong,pasti kita bisa merasakan....jika ada sesuatu yang tidak biasa dengan mereka.
               Ketika anak kita mulai sekolah,mulai tuh kita tambah stress,karena mulai banyak pr.belum lagi,kita sibuk menemani belajar tiap  malem...anak yang sekolah,orangtua yan stress,hehehe..
                After all...anak adalah titipan sang maha kuasa..sudah sepatutnya,kita menjaga dan merawatnya sebaik baik yang kita bisa....anak,membuat naluri ke ibuan kita keluar,anak,membuat kita menghargai hidup,anak mebuat hidup kita berwarna,anak membuat kia punya sesuatu yang kita rindukan setiap hari,anak adalah cerminan diri kita,anak...pasti sedikit banyak akan mengubah cara pandang kita terhadap sesuatu...mari kita menjadi sahabat,dan teladan yang ter baik untuk mereka :)
*dedicated to muhammad rhafa firdaus dan shafiyaa gita humaira
              

Sabtu, 09 Juni 2012

We Are Lazy Family

        Maksudnya bukan berarti kami sekeluarga adalah kumpulan orang orang pemalas.Insya Allah kami adalah kumpula orang orang produktif dan sedikit kreatf...tapi kami punya kebiasaan menyebut diri sendiri lazy family...kebiasaan tidur tiduran dan mengorol di kasur.topiknya bisa apa saja...bisa game yang seru,film terbaru,kisah super hero,masa kecil saya dan suami...,rencana jalan jalan kalau nanti sudah gajian,mengkritik menu yang barusan disantap,menyanyikan lagu gubahan kami sendiri,dengan lirik dan melodi yang sudah diaransemen oleh saya dan suami....pokoknya apa saja obrolan ada dikasur,dari yang nggak penting,sedikit penting sampai yang penting banget.That's we are happy family....


Logika kemandirian,memanfaatkan ataukah ketidak mampuan?

          Sebelum berkeluarga,saya adalah gadis yang sangat berani bepergian sendiri,kemanapun itu,dengan angkutan umum tentunya...saya sangat menikmati prosesnya...berpanas panas ria,berjejal didalam bus,tukang asongan yang kadang kadang menjual benda benda aneh....,pengamen yang rata rata suaranya membuat  kita pura pura tidur agar tidak di mintai sumbangan(ga semua sih...ada beberapa yang bagus,tapi itu juga jarang.....)dan satu hal yang paling saya suka,menegur para perokok yang semabarangan merokok didalam bus(maaf ya,para  laki laki)kita kan sama sama penumpang,anda tidak berhak merugikan saya dengan asap rokok  anda...
           Kebiasaan naik angkutan mulai ditinggalkan ketika saya berpacaran.mula mula,saya tidak terlalu tergantung untuk dijemput....saya masih mempertahankan prinsip,bahwa saya adalah gadis mandiri yang tidak suka menyusahkan orang lain...tapi karena setiap hari mantan pacarku itu(yang kini jadi suamiku) rajin antar jemput tanpa dipinta,lama lama jadi ketagihan juga.suka marah marah kalu tidak dijemput,padahal naik angkot cuma satu kali,ya...saya mulai kehilangan kemandirian...dan saya mulai memanfaatkan....
             Pun setelah berkeluarga....rasanya sangat jarang saya mencicipi naik angkot sendirian,atau bertiga dengan kedua anakku...rasanya membayangkan saja sudah malas rasanya,ketergantungan jadinya.kalau tak ada suami,tak kemana mana.pekerjaan pekerjaan kecilpun yang sebenarnya bisa kulakukan,urung kulakukan karena kadang aku memposisikan diriku sebagai yang tidak mampu,seperti mengangkat galon,dan memasang regulator gas.jadi sebenarnya,dimanakah batas antara kemandirian,memanfaatkan dan ketidak mampuan saya?
             Sebenarnya,didalam diri saya ini,masih ada kemandirian disana...tapi,ketika saya meminta bantuan suami,yang padahal saya mampu melakukannya,itu karena saya ingin melihat suamiku adalah orang yang kuat,yang melindungi dan mengayomiku.Bukan karena saya tidak mampu.Toh,ketika saat ini ketika dia tidak sedang berada di sisiku,aku bisa menjaga diriku sendiri,dan kedua anakku,saya tetap setia,menjaga kehormatan suami dan tanpa pernah disadari, saya sudah menjadi wanita yang mandiri,sampai saatnya nanti,dia menjemputku disini.